6 Keuntungan Utama Penggunaan Seng untuk Bangunan


Harga seng yang tergolong murah menjadi akses baru bagi siapa pun yang ingin menyertakan material ini dalam konstruksi bangunan. Kapan terakhir kali Anda mempertimbangkan penggunaan seng? Kemarin, beberapa pekan yang lalu, atau sudah terlalu lama? Sebaiknya dipikir-ulang lagi. Penggunaan seng rupanya akan membawa 6 keuntungan utama secara langsung terhadap pemakainya. Mau tahu? Ini dia.

  • Cantik dan Panjang Umur

Secara fisik, properti yang menggunakan seng, terutama untuk pelapis dinding bagian luar akan memberi kesan unik. Seng juga termasuk jenis material anti karat. Anda boleh memakai seng-karbonat supaya warna kebiru-biruannya bisa menimbulkan daya tarik dan cantik. Selain cantik, penggunaan seng rupanya bisa tahan lama karena terbuat dari logam.

  • Bersih

Seng juga bisa dibilang logam yang ramah lingkungan. Itulah alasan utama orang-orang mulai memakainya. Seng juga bisa melindungi bangunan Anda dari serangan jamur, lumut, dan beragam sejenis jamur yang sangat mengganggu. Uniknya, ketika hujan datang mengguyur, seng bukannya kotor, malah semakin bersih. Keren, kan?

  • Tahan Temperatur Ekstrem

Umumnya, banyak material bangunan yang rentan ketika datang pergantian cuaca ekstrem. Cuaca ekstrem itu akan merusak struktur material itu sendiri. Sama seperti aktivitas lumut pada proses pelapukan batu. Bahkan besi saja tak mampu bertahan. Untungnya hal itu tidak berpengaruh terhadap seng. Dia masih tetap apa adanya, meskipun serangan cuaca datang bertubi-tubi.

  • Anti Listrik

Seng itu berbeda dengan kebanyakan logam lain. Ketika logam lain seperti tembaga bisa mengalirkan arus listrik, dia justru tak terpengaruh apa-apa. Banyak barang yang diproduksi dari unsur logam konduktor seperti tembaga, misalnya, tentu kurang cocok apabila ditempatkan sebagai mayoritas barang di suatu ruangan. Ketika hujan datang tentu bisa sangat berbahaya. Sebab, hujan seringkali mengandung petir dan arus listrik yang jauh lebih kuat dari arus listrik di dunia.

Seng tidak begitu. Dia justru hampir sama fungsinya dengan penangkal arus listrik. Penggunaannya dalam lapisan dinding atau atap bisa jadi akan melindungi barang-barang Anda di rumah yang sebagian besar bisa mengantarkan arus listrik.

  • Fleksibel

Seng memiliki sifat fleksibel sehingga bisa dibentuk jadi apa saja. Hal ini dikarenakan seng adalah jenis logam yang lembut dan alami. Tidak seperti logam lainnya yang baru bisa dibentuk setelah dipanaskan.

  • Memiliki Toksisitas Rendah

Toksisitas berkaitan dengan level racun. Beberapa penelitian terhadap sumber industri menyebutkan kalau atap yang memakai seng memiliki kemampuan pengantar racun yang rendah. Bagaimana kalau Anda memiliki logam yang bisa mengantarkan racun kelas berat atau tinggi? Memangnya ada logam yang seperti itu? Ada, lho.

Sebut saja merkuri atau raksa (Hg) dan arsene (As). Oleh karena itu orang yang minum-minuman keras biasanya hidupnya jauh dari sehat. Masih ingat dengan kasus Mirna yang keracunan gara-gara sianida? Sianida itu memiliki zat arsenik yang sanggup bikin pengkonsumsinya mati. Berdasarkan tabel periodik, entah arsen, arsenik, atau arsenikum masuk dalam nomor atom 33 dengan simbol As. Ngeri, ya.

Sebagai tambahan, biasanya khusus untuk atap rumah, kebanyakan orang memakai seng galvalum. Soalnya terbukti seng itu telah lama digunakan mulai tahun 1800-an. Dengan harga seng yang cukup miring, Anda jadi bebas membeli dalam jumlah besar maupun kecil. Namun, satu kekurangannya. Ketika hujan, atap dengan seng akan sangat berisik. Untuk mengatasi suara itu, gampang sebenarnya. Tinggal Anda pasangi plafon. Material inilah yang bisa meredam suara itu dengan amat baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *