Begini Cara Mengenali Investasi Bodong dengan Cepat

Korban investasi bodong dari hari ke hari kian tinggi. Alasannya karena banyak yang terjebak dengan iming-iming keuntungan yang tinggi. Bahkan kini penipuan investasi bodong makin canggih dan terencana dengan baik. Korban akan menerima keuntungan sebagai bukti awal bahwa investasi berjalan lancar, namun pada akhirnya keuntungan tidak akan tampak lagi setelah menyetor modal lebih besar lagi.

Iming-imingnya hampir mirip dengan kredit cepat yang menawarkan bunga rendah. Namun, ternyata ada banyak biaya admin yang tidak diinformasikan di awal sehingga korban akhirnya merasa terjebak dan tidak bisa lepas dari tanggung jawabnya.

Supaya tidak jadi korban gara-gara investasi bodong, ada beberapa cara dalam mengenalinya. Jeli dalam mengidentifikasi perusahaan. Cara di bawah ini juga bisa membantu kamu mengenali investasi bodong dengan mudah dan cepat. 

Tidak punya izin resmi dari OJK

Ciri investasi bodong yang sangat kentara untuk dikenali adalah tidak ada izin dari Otoritas Jasa Keuangan. Apapun itu, yang berkaitan dengan lembaga keuangan berada dalam satu pengawasan di bawah OJK. Selain OJK, untuk perdagangan berjangka dan komoditi diawasi langsung oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) di bawah otoritas Kementerian Perdagangan.

Jadi, jangan mudah percaya dengan investasi bodong dengan kedok koperasi ataupun PT yang sudah legal. Selama belum berada di dalam daftar OJK ataupun Bappebti, sebaiknya kamu layak mencurigainya. Paling tidak jangan gegabah dengan menaruh dana investasi apalagi dengan jumlah yang fantastis. 

Keuntungan tinggi tapi tak wajar

Seperti hukum alam, semakin tinggi pohon akan semakin besar anginnya. Begitu juga dengan investasi. Makin tinggi keuntungan yang ditawarkan, makin tinggi juga risiko yang akan dihadapinya. Standar keuntungan wajar untuk bunga deposito saja sebesar 5% sampai dengan 10%, makin besar tabungannya, makin besar pula bunga depositonya.

Jadi, rasanya agak mustahil jika ada investasi yang menawarkan keuntungan lebih tinggi dari bunga deposito bank konvensional. Meskipun ada pasti risiko yang ditanggung juga tidak kecil. Pun prosesnya butuh waktu yang cukup lama, tidak diperoleh dalam waktu yang singkat. 

Perusahaan tidak punya aset sama sekali

Jika ada perusahaan yang menawarkan investasi dengan keuntungan tinggi, pastikan dulu bagaimana cara kerjanya. Misalnya seperti saham atau reksadana yang mendapatkan keuntungan berasal dari transaksi jual beli saham atau trading. Sesederhana emas pun demikian, keuntungan didapatkan karena ada perubahan harga. 

Nah, jenis investasi yang ditawarkan pun harus jelas dasarnya. Apakah diputarkan dalam bentuk bisnis, pasar modal, atau lainnya. Selama sulit untuk dipahami, baiknya tinggalkan iming-iming jenis investasi seperti itu daripada jadi korban investasi bodong. Apalagi jika tidak ada produk yang jelas alias bersifat virtual. 

Risiko tidak diinformasikan secara transparan

Inilah yang kerap kali dilupakan oleh para investor pemula. Iming-iming bau surga lebih banyak dibandingkan dengan risiko yang harus diketahui oleh para investor. Investasi konvensional seperti emas pun ada risiko harganya jatuh di pasaran. Apalagi dengan jenis investasi lainnya.

Mau investasi jangan gunakan utang

Paling penting yang juga harus dipahami para investor pemula. Jangan sekali-kali menggunakan utang untuk investasi. Dana investasi harus berasal dari dana likuid yang memang tidak terpakai dalam anggaran apapun. Misalnya dana kebutuhan dasar sudah terpenuhi mulai dari dana darurat, dana asuransi, hingga dana lainnya, barulah sisanya bisa digunakan untuk investasi.

Utamakan dulu kebutuhan dasar, barulah berinvestasi. Kecuali jika ingin berusaha atau membuka bisnis, kamu boleh menggunakan utang jenis produktif. Maksudnya utang bukan untuk konsumsi melainkan untuk diputar kembali menjadi modal usaha sehingga keuntungannya bisa dialokasikan untuk membayar kewajiban. 

Jika penghasilan memang belum mencukupi kebutuhan, sebaiknya usahakan untuk menambah penghasilan lewat usaha atau bisnis baru. Untuk usaha pun kini kamu bisa mendapatkan pendanaan dengan mudah lewat kredit cepat seperti yang ditawarkan oleh Kredivo dengan plafon pinjaman sampai dengan Rp30 juta bagi member premium.

Kredivo diklaim sebagai kredit cepat yang memberikan bunga paling rendah di antara perusahaan sejenisnya.  Bunga Kredivo hanya 2,6% per bulan dengan tenor yang fleksibel mulai dari 3 bulan 6 bulan sampai dengan 12 bulan. Khusus untuk pinjaman tunai akan ada potongan admin sebesar 6% yang akan dipotong dari total pinjaman. 

Kelebihan lainnya, aplikasi Kredivo bisa digunakan untuk membayar berbagai tagihan bulanan. sehingga tagihan listrik, tagihan BPJS, tagihan air, tagihan handphone, bisa dikumpulkan dalam satu aplikasi saja tidak ribet harus membayar dalam tagihan yang berbeda-beda atau rekening yang berbeda-beda. Cukup hanya dalam satu aplikasi saja, lalu bayar sekali pencet lewat aplikasi Kredivo.

Selain itu Kredivo juga bisa digunakan untuk belanja offline dan online di lebih dari 1000 merchant yang sudah bekerjasama dengan Kredivo, misalnya seperti McDonald, Ikea, Erafone, Electronic City dan beberapa toko online lainnya maupun marketplace besar seperti Tokopedia, Shopee dan lain sebagainya.

Bijak berinvestasi serta pilih aplikasi kredit yang terpercaya seperti Kredivo yang sudah mendapatkan izin resmi dari OJK.  Download aplikasi Kredivo sekarang lewat Google Play Store maupun App Store dengan sangat mudah. Proses pendaftaran butuh waktu 3 menit dan proses persetujuan pinjaman akan diproses dalam waktu 1 x 24 jam saja. Lebih cepat dan mudah dibandingkan dengan perusahaan konvensional lainnya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *